Group H: “Chili”

Chili

Data

Asosiasi : Federacion de Futbol de Chile
Julukan : La Roja
Seragam : Merah-Biru
Kapten : Claudio Bravo
Pelatih : Marcelo Bielsa
Profile Singkat
GRAFIK penampilan Chili di ajang Piala Dunia memang naik-turun, begitu juga keikutsertaan mereka di ajang empat tahunan ini. Sempat mengawali Piala Dunia pertama di Uruguay pada 1930 dan kandas di putaran pertama, Chili harus absen di dua perhelatan berikutnya, sebelum kembali tampil di Piala Dunia 1950 di Brasil.Kembali gagal lolos dari fase penyisihan grup, Chili kembali absen di dua Piala Dunia selanjutnya (1954 & 1958). Pada 1962, Chili tak perlu bersusah payah untuk tampil di putaran final karena negaranya terpilih sebagai tuan rumah. Momentum bermain di kampung halamannya pun tak disia-siakan La Roja untuk menorehkan tinta emas.

Lolos ke putaran dua mendampingi juara grup Jerman Barat, Chili sukses melaju ke babak semifinal setelah membungkam Uni Soviet 2-1 di perempatfinal. Sayang, di babak empat besar langkah mereka harus terhenti ditangan Brasil yang menang 4-2. Namun, Chili mampu mengobati kekecewaan kalah dari Brasil dengan menundukkan Yugoslavia 1-0 dalam perebutan juara ketiga.

Usai mencetak sejarah di kampung halamannya, Chili kembali tampil inkonsisten. Sekalipun, berhasil tampil di putaran final (1966, 1974 dan 1982) Chili hanya mentok di putaran pertama. Setelah absen di tiga putaran, Chili kembali tampil di Piala Dunia Prancis pada 1998. sukses melaju ke putaran dua, langkah Chili kembali dihentikan Brasil yang melibas mereka dengan skor telak 4-1.

Absen pada 2002 dan 2006, Chili kembali lolos ke putaran final 2010. Perjuangan La Roja di babak kualifikasi pun terbilang cukup apik. Mereka berhasil lolos otomatis setelah mengakhiri sesi kualifikasi di tempat kedua, di bawah Brasil.

Di putaran final nanti, Chili juga tergabung di grup relatif mudah. Lawan yang mungkin pantas diperhitungkan adalah jawara Spanyol. Sementara dua tim lainnya, Honduras dan Swiss di atas kertas mampu ditundukkan Humberto Suazo dkk.

Humberto Suazo

Humberto Suazo pantas menjadi sorotan dalam skuad Chili pada 2010 nanti. Bomber Monterrey ini tampil apik pada babak kualifikasi lalu dengan sumbangan 10 golnya atau hanya tertinggal satu gol dari topskor Zona CONMEBOL, Luis Fabiano (Timnas Brasil).

Mencetak banyak gol tampaknya telah mendarah daging dalam diri Humberto. Bagaimana tidak, pada 2006, bomber 26 tahun ini tampil sebagai pencetak gol terbanyak baik di kancah nasional maupun Internasional.

Koleksi 17 gol yang dilesakkannya sukses mengungguli striker Timnas Inggris Peter Crouch (16 gol) dan membuatnya mendapatkan penghargaan sebagai “pencetak gol terbanyak dunia 2006.”

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s